A. Pendahuluan
Berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, salah satu tujuan
pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Pertama (SMP) adalah
mengembangkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris dalam bentuk
lisan maupun tertulis. Demikian pula pada jenjang SMA kemampuan tersebut
merupakan amanah yang harus diembang oleh guru sebagai fasilitator
dalam pembelajaran. Kemampuan berkomunikasi ini meliputi mendengarkan
(listening), berbicara (speaking), membaca (Reading), dan menulis
(writing). Keempat kompetensi ini diharapkan mampu mempersiapkan dan
membekali siswa SMP, SMA dan yang sederajat untuk melanjutkan ke jenjang
pendidikan yang lebih tinggi atau untuk memasuki dunia kerja terutama
di sektor yang membutuhkan keterampilan berbahasa Inggris.
Teks naratif adalah salah satu genre yang mesti diajarkan kepada peserta
didik pada tingkat SMP, dan pada tingkat SMA maka teks tersebut lebih
dikembangkan lagi. Oleh karena itu maka sebaiknya guru memiliki banyak
referensi yang berkaitan dengan jenis teks tersebut. Hal ini untuk
meminimalkan rasa kebosanan pada siswa dan sekaligus menimbulkan
kegairahan yang besar pada subjek didik untuk lebih mempelajari teks
tersebut.
B. PENGERTIAN TEKS NARATIF
Apakah yang dimaksud dengan teks naratif ? Teks naratif pada dasarnya
adalah teks yang menceritakan sesuatu (Cory, 2002). Menurut Derewianka
(dalam Mirjam Anugerahwati, 2004) teks naratif bertujuan untuk
menghibur, untuk mendapat dan mempertahankan perhatian pembaca /
pendengar cerita. Teks naratif bertujuan juga untuk mendidik,
memberitahu, menyampaikan refleksi tentang pengalaman pengarangnya, dan
yang tak kurang pentingnya ialah untuk mengembangkan imajinasi pembaca /
pendengar. Teks naratif umumnya bersifat imajiner, tetapi ada juga teks
naratif yang bersifat faktual, yaitu menceritakan kejadian yang
sesungguhnya.
Ada beberapa jenis teks naratif yang sering dijumpai dalam kehidupan
sehari - hari, misalnya dongeng, legenda, cerita misteri, cerita horor,
roman, dan cerita pendek.
Teks naratif terdiri dari tiga bagian utama: (1) Orientation yaitu
bagian dimana pengarang melukiskan dunia untuk ceritanya, dibagian
inilah diperkenalkan dimana dan kapan peristiwa terjadi serta para
tokoh; (2) Complication yaitu bagian dimana tokoh utama menghadapi
rintangan dalam mencapai cita - citanya, bagian dimana komplik mulai
terjadi dan (3) Resolution yaitu bagian permasalahan yang dihadapi tokoh
utama diselesaikan. Pada bagian ini mempunyai dua kecendrungan, yaitu
mengakhiri cerita dengan kebahagiaan (happy ending) dan atau mengakhiri
cerita dengan kesedihan (sad ending), tetapi ada juga teks naratif yang
membiarkan pembaca/ pendengar menebak akhir cerita.
Dari sudut pandang fitur bahasa, teks naratif memiliki ciri khas antara lain sebagai berikut:
1. Partisipan yang specific dan sering individual
2. Banyak action verbs ( material processes), dan ada juga yang menggunakan verbal and mental processes.
3. Biasanya menggunakan Past tense.
4. Banyak menggunakan lingking Words yang berkenaan dengan waktu.
5 Sering memasukkan dialog, dan tense akan mungkin berubah.
6 Descriptive language digunakan untuk menciptkan imaji dibenak pembaca.
7 Dapat ditulis sebagai orang pertama (1), atau ketiga ( he, she, they ).
C. CONTOH TEKS NARATIF
PURE RIVER
Once upon a time, in a village lived a widow. She lived with two
children. Their name were Upik and Buyung. Their children were very
spoilt.
One day their mother wanted to visit a friend's party, but their
children cried to go there too. Finally their mother allows them to go
to the party. Before going there mother said to her children not to be
naughty and go anywhere.
But,Buyung and Upik went to the jungle to play together without
permission to their mother. They play and play until they arrived at a
river. Because they were thirsty and tired so they jumped into the river
and swam .The river was a sacred river, so Upik and Buyung become a
fish.
One night their mother dreamed met with her husband. Her husband said to
her "Go to the river in the jungle, your children are over there". The
mother went to the river in the jungle to find her children in the
morning. In the river there were no anybody. She shouted loudly to call
their children
" Upiii..k Buyung..where are you, here are your mother, I am longing to you, I wait you, I love you all" said the mother sadly.
"Mom ..mom.! I am here" the voice from the river. Mother scared. She looked two fishes"
"we are your children mom " said the fish.
"My children ...."
"Yes mom ..because we disobeyed your message, we played and swam in the river, now we became fish" said the fish while crying.
The mother fell sad and sad. She couldn't say anything. She opened her parcel and gave to the fish (her children).
She always pray for her children, and God receipt her wishes. The water
of the river always pure, so the people called the pure river
Cerita di atas adalah salah satu teks narasi hasil kerja siswa atas nama
Sri Yuliani pada saat penulis mengajar di SMAN 1 Marioriwawo Kabupaten
Soppeng. Hal yang menarik juga untuk dikembangkan adalah kemampuan
peserta didik untuk mengekplorasi tingkat pengetahuannya dengan cara
meminta peserta didik untuk mengemukakan moral value (nilai-nilai moral)
yang terkandung dalam cerita tersebut. Sehingga diharapakan dengan
adanya pesan-pesan moral itu, mereka dapat menghayati dan mengamalkan
dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana pesan moral yang dikemukakan
oleh siswa Sri Yuliani adalah bahwa kita tidak seharusnya membantah
perintah orang tua (we have to obey our parents suggestions/rule). Oang
tua senantiasa menyayangi anak-anaknya dalam kondisi apapun (The parents
always love their children in any condition)
Agar cerita itu lebih menarik maka guru dapat menganjurkan cerita yang
dibuat siswa tesebut diberi hiasan-hiasan lalu ditempel di tempat khusus
seperti mading (majalah dinding) atau di pajang diruang kelas. Tentu
hal ini membutuhkan manajemen penataan dan kekompakan kelompok belajar.
Jika ini berhasil dilakukan, maka untuk pembelajaran teks-teks
selanjutnya akan lebih mudah diterapkan kepada siswa.
D. KESIMPULAN
Teks narasi adalah salah satu jenis teks yang bertujuan untuk menghibur,
untuk mendapat dan mempertahankan perhatian pembaca/pendengar cerita
baik itu bersifat faktual maupun imajiner. Ada beberapa jenis teks
naratif yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari - hari, misalnya
dongeng, legenda, cerita misteri, cerita horor, roman, dan cerita
pendek. Teks ini biasanya menggunakan bentuk past tense dengan
partisipan yang specific dan sering individual.
Teks ini juga bertujuan untuk mendidik, memberitahu, menyampaikan
refleksi tentang pengalaman pengarangnya, dan yang tak kurang pentingnya
ialah untuk mengembangkan imajinasi pembaca / pendengar.Teks naratif
umumnya bersifat imajiner, tetapi ada juga teks naratif yang bersifat
faktual, yaitu menceritaka kejadian yang sesungguhnya.
Ada beberapa jenis teks naratif yang sering dijumpai dalam kehidupan
sehari - hari, misalnya dongeng, legenda, cerita misteri, cerita horor,
roman, dan cerita pendek.
http://re-searchengines.com/burhanudin0708.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar